Strategi belajar dan pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan bahasa

Laporan hasil bacaan

Tugas mata kuliah : Magang 1

Nama : Rezky Wulandari 

Nim : 11901344

Jurusan : Pendidikan Agama Islam 

Semester / kelas : 4/B


Hasil bacaan ini bersumber di https://jurnal.umj.ac.id/index.php/penaliterasi/index 

Yang jurnal Pena Literasi ini telah di terakreditasi oleh kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi no. 36/E/KPT/2019 pada tanggal 13 desember 2019. Dan masa berlaku nya di tahun 2019 sampai 2024.

Sesuai judul yang saya baca yaitu STRATEGI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BAHASA

Di bawah ini sebagai berikut pengertian nya : 

Secara umum, strategi merupakan suatu teknik yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan.

Ada juga Strategi Keterampilan Berbahasa

Yang dipergunakan sebagaian besar aktivitas manusia. Semakin tinggi tingkat penguasaan bahasa seseorang, semakin baik pula penggunaan bahasa dalam berkomunikasi. Penggunaan berbagai teknik dan metode yang inovatif dapat menciptakan situasi pembelajaran yang kondusif. Melalui proses pembelajaran Yang dinamis, diharapkan akan tercipta suatu bentuk komunikasi lisan yang terpola melalui keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.

Disini juga ada pengertian strategi menurut para ahli yaitu, Menurut O’Malley dan Chamot (1990), strategi adalah seperangkat alat yang melibatkan individu secara langsung untuk mengembangkan bahasa kedua atau bahasa asing. Strategi sering dihubungkan dengan prestasi bahasa dan kecakapan dalam menggunakan bahasa. Untuk memahami makna strategi secara lebih dalam, biasanya dikaitkan dengan istilah pendekatan dan metode.  

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1995) Pendekatan adalah proses, perbuatan, atau cara mendekati. Pendekatan merupakan sikap atau pandangan tentang sesuatu, yang biasanya berupa asumsi. Metode adalah rencana keseluruhan bagi penyajian bahan bahasa secara rapi dan tertib.

Disini yang bisa diambil dari metode strategi pembelajaran yaitu metode kualitatif, yang merupakan Penekanan terhadap komponen program pengajaran antara lain berpusat pada pengajar (guru), peserta didik (siswa), teknik yang digunakan ceramah diskusi, dan teknik team teaching. dalam hal ini pengajar berperan sebagai fasilitator dan motivator di dalam strategi keterampilan berbahasa yaitu:

1. Keterampilan menyimak guru: memberikan informasi tertentu dalam hal ini peserta didik mendengarkan

2. Keterampilan berbicara: berbicara bebas meliputi diskusi, drama, berpidato.

3. Keterampilan membaca: kriteria penilaian: kohesi dan koherensi

4. Keterampilan menulis: melibatkan unsur linguistik dan ekstralinguistik.

Ada juga poin poin penting mengenai strategi belajar yaitu menurut Huda (1999),antara lain:
1. Strategi Utama dan Strategi Pendukung. Strategi utama dipakai secara langsung dalam mencerna materi pembelajaran.
Strategi pendukung dipakai untuk
mengembangkan sikap belajar dan
membantu pembelajar dalam mengatasi
masalah seperti gangguan, kelelahan,
frustasi, dan lain sebagainya.
2. Strategi Kognitif dan Strategi
Metakognitif.
Strategi kognitif dipakai untuk
mengelola materi pembelajaran agar dapat diingat untuk jangka waktu yang lama.  Strategi metakognitif adalah langkah yang dipakai untuk mempertimbangkan proses kognitif, seperti monitoring diri sendiri, dan penguatan diri sendiri.
3. Strategi Sintaksis dan Strategi Semantik.
Strategi sintaksis adalah kata fungsi, awalan, akhiran, dan penggolongan kata. Strategi semantik adalah berhubungan dengan objek nyata, situasi, dan kejadian.

Nah sekian dari laporan bacaan yang saya baca, sekurang kurangnya saya mohon maaf,  sekian dan terimakasih 

Komentar