kultur sekolah Madrasah Aliyah Assalam
Nama : Rezky Wulandari
NIM : 11901344
semester/ kelas : 4/B
Jurusan : PAI
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, haii teman teman sekalian disini saya akan melaporkan hasil laporan bacaan saya kali ini mengenai kultur sekolah di Madrasah aliyah Assalam Pontianak, dan di bawah ini pembahasan nya.
Kultur sekolah merupakan hal yang penting ditanamkan di sebuah sekolah dan tidak dapat dipisahkan. Sebuah sekolah yang memiliki kultur positif tentu memiliki nilai-nilai dan keyakinan yang telah dibangun lama oleh warga sekolah.
MA Assalam Pontianak ini telah memulainya sejak dahulu. MA Assalam Pontianak memiliki programnpenumbuhan budi pekerti, sebagai kegiatan program SMA rujukan di MA Assalam Pontianak diterapkan beberapa nilai dannorma terkait budi pekerti. Nilai-nilai positif yang dibudayakan di MA Assalam Pontianak diantaranya adalah nilai berprestasi, nilai kedisiplinan, nilai gemar membaca, nilai kebersihan, nilai keagamaan, dan nilai kejujuran. Salah satu nilai yang menjadi ciri khas sekolah adalahnilai berprestasi. Nilai berprestasi sudah dibudayakan sejak telah terjadinya era reformasi. Hal ini sesuai dengan teori Ajat Sudrajat (Zuchdi, 2011:134) yang menyampaikan bahwa budaya sekolah merupakan konteks di belakang layar sekolah yang menunjukan keyakinan, nilai,norma, dan kebiasaan yang telah dibangun dalam waktu yang lama oleh semua warga dalam kerja sama di sekolah. Budaya sekolah berpengaruh tidak hanya pada kegiatan warga sekolah, tetapi juga motivasi dan semangatnya. Setiap sekolah memiliki serangkaian atau seperangkat keyakinan, nilai, norma, dan kebiasaan yang menjadi ciri khasnya dan senantiasa disosialisasikan dan ditransmisikan.
Penelitian ini difokuskan pada lima aspek pokok, yaitu:
1) Kondisi artifek fisik MA AssalamPontianak,
2) Kondisi artifek non fisik di MA AssalamPontianak,
A. Kondisi Artifek Fisik MA Assalam Pontianak
Kultur fisik yang dimiliki MA Assalam Pontianak sudah memadai, antara lain luas lahan sekolah sangat memudahkan dalam pembagian ruangan sekolah dan sarana dan prasarana sekolah. Dari halaman sekolah tampak luas dengan berlantai semen
dan dihiasi bunga, pohon dan tanaman hijauan hijaun ditepi tepi halaman sekolah, di bagian depan sekolah atau gerbang sekolah sudah terlihat sangat kokoh yang berbalut semen beton walaupun pintu gerbang masih perlu perbaikkan.
Disamping pos satpam ada parkiran sepeda motoran didepan nya parkiran mobil. Lahan parkir yang dimiliki sekolah ini sudah cukup besar sehingga dapat memuat semua kendaraan tamu sekolah dan guru. Parkiran motor dibuat persegi panjang dengan beratap seng, di parkiran mobil dibuat memanjang dan luas dan sangat lebar. Dalam penataan tempat sampah yang ada di beberapa sudut sekolah maupun masing masing ruangan sudah memadai dan memudahkan warga sekolah untuk membuang sampah. MA Assalam Pontianak memiliki beberapa ruangan antara lain ada ruang kepala sekolah, ruang tata usaha, ruang guru, ruang UNBK, ruang kelas, ruang perpustakaan, ruang rapat, dan ada ruangan yang sedang di proses pembangunan dan sekolah ini berlantai 2. Ruangan penunjang lainnya yaitu seperti UKS, kantin, toilet, masjid, lapangan, aula yang terlihat sangat rapih danbersih.
B. Kondisi Artifek Non Fisik Di MA AssalamPontianak,
Nilai-nilai positif yang dibudayakan di MA Assalam Pontianak ada beberapa macam yaitu nilai kebersihan, nilai kedisiplinan, nilai kejujuran, nilai keagamaan, dan nilai kerapihan. Salah satu nilai yang paling dominan dibudayakan adalah nilai berprestasi. dikemukakan oleh Schein (Barnawi dan Arifin, 2013:111) bahwa nilai dan keyakinan memiliki kekuatan untukterus-menerus mempengaruhi perilaku. Proses pembudayaan nilai kebersihan di MA Assalam Pontiank mengajak warga sekolah untuk membuang sampah pada tempatnya, dengan adanya fasilitas tempat sampah dapat mempermudah wargasekolah untuk membuang sampah pada tempatnya. Tempat sampah yang ada dibeberapa sudut sekolah memang berpengaruh pada kondisi sekolah saat ini, lingkungan sekolah mejadi tampak bersih. Pembudayaan nilai kebersihan juga ditanamkan lewat adanya wastafel hal ini menunjukan sekolah mengajak warganya untuk terbiasa hidup bersih dengan mencucui tangan apalagi pada musim sekarang ini yaitu virus covid 19 ini kita harus menjaga kebersihan diri maupun lingkungan sekitar. Proses pembudayaan nilai kerapihan juga ditanamkan di MA Assalam Pontianak ini berkaitan dengan nilai kebersihan dan kedisiplinan. Nilai kerapihan lebih ditekankan pada cara berpakaian siswa. Siswa harus berpakaian rapi dan sesuai dengan tata tertib yang berlaku di sekolah tersebut. Cara mereka berpakaian menjadi salah satu cerminan dari siswa yang teladan sehingga sekolah sangat menjaga kerapihan berpakaian siswa siswinya.
Proses pembudayaan nilai kedisiplinan di MA Assalam Pontianak dimulai saat siswa masuk sekolah dengan memberitahukan tata tertib sekolah. Kedisiplinan yang paling menonjol adalah disiplin waktu dan disiplin dalam berpakaian. Siswa sekolah tentu memiliki aturan masuk tepat jam 7 pagi. Guru selalu bergantian bertugas menunggu di depan pintu gerbang untuk mengontrol siswanya, Jika dilihat darihasil observasi, siswa di MA Assalam Pontianak memiliki penampilan yang cukup rapi dan mereka sopan dalam berpakaian. Pelanggaran yang dilakukan siswa seperti terlambat masuk sekolah tidak diberikan hukuman fisik, hanya poin saja. Pemberian poin bagi siswa dirasa cuku puntuk menegur siswa, karena menurut beberapa guru melalui wawancara yang telah dilakukan bahwa siswa tidak akan mengulangi kesalahan yang sama setelah diberikan teguran.
Proses pembudayaan nilai keagamaan di sekolah MA Assalam Pontianak kebetulan sekolah ini berbasis sekolah Pondok Pesantren dimana keagmaan disini dipandang ketat dalam beribadah terutama sholat yang di haruskan ikut sholat berjamaah jika terlambat dalam sholat berjamaah maka akan terabsen alpa dan akan di takzir pada sabtumalam. Proses pembudayaan nilai kejujuran di sekolah MA Assalam Pontianak ditanamkan nilai kejujuran ini melalui pelanggaran membawa handphone karena disetiap Pondok pesantren manapun pastinya dilarang membawa handphone dan jika melanggar teguran pertama akan disita dan teguran kedua jika masih membawa handphone tersebut akan dihancurkan lalu dibakar.
Sekian dari laporan bacaan saya.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Komentar
Posting Komentar